Special For u Beloved Adik

Beban dan amanah itu tak lagi dibawa bersama. Beban dan amanah itu tak lagi dijunjung bersama.

.
.

Sebab, langkah tak lagi sama ,,, namun insyaAllah kita masih sama sama berjuang dijalan cinta para pejuang -_-

.
.

Maka, berbarislah yang rapi dik!
Pegang erat tongkat estafet da’wah ini dengan kemampuan yang melebihi mampu.
Dan InsyaaAllah Allah yang akan memampukan kita ntuk berjuang dijalan Nya

.
.

Bawa ia dengan seluruh apa yang ada dalam jasad dan fikirmu, bukan setengahnya dik.

.
.

Kakak jelas bukan yang terbaik, sebab kakak ingin, Dik adik jauh lebih baik dari kakak. .

.
.

Karena, ketika kakak menobatkan diri menjadi yang terbaik, hilang sudah kesempatan dik adik untuk lebih baik dari kakakk n para pendahulu yang lainnya,

.
.

“ Sebab pikiran punya jalan nalarnya masing-masing dik ,
maka terkadang kita bertemu atau saling bersapaan dan berpegang tangan -_-

.
.

Sesekali bersilangan, berhimpitan, bahkan bertabrakan..syukurlah kita punya ruh-ruh, yang diakrabkan iman“

.
.
Semoga Allah Mampukan dik, ntuk menjalankan amanah ini dgn sebaik-baiknya..
Allah ridhoi selalu kita ntuk istiqomah dalam kebaikan dan ketaatan kepada-Nya -_-

.
.

Btw dah lama pengen nulis ini ntuk adik yang jilbab kuning ini, namun slalu tertunda dgn beribu alasan hkhk

.
.
Karena akhir akhir ini keingat yang akan meneruskan amanah yg sebelumnya pernah ana jalankan, betapa beratnya amanah sehingga ana pun tak mampu memaksimalkan ntuk kinerja nya, berharap engkau bisa jauh lebih baik dik ntuk menjalankan nya, sejatinya memang amanah dakwah itu berat, namun percayalah akan selalu ada Allah yg menguatkan -_-

.
.

Bahkan kelak engkau bisa lihat dik, rapuh atau kuat nya kita menjalankan amanah ini tergantung tempat kita bersandar maka gantung kanlah semuanya hanya kpd Rabb-_-

Uhibbukifillah Beloved Adik Sholihat

😍

😘

Foto sewaktu Rihlah ADK FORSIA FMIPA UNP

Iklan

Hasbiyallah 

“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling Taqwa di antara kamu.” ( QS.Al.Hujarat)

.

.
Ya Rabb, jangan Engkau sandarkan hamba pada diri hamba sendiri meski hanya sekejap Mata..
.

.
Percayalah lemah atau kuat nya kita tergantung kepada siapa tempat kita bersandar… 
.

.

Sekuat apapun kita, sehebat apapun pemikiran kita, secanggih apapun perencanaan kita, sekeras dan seserius apapun ikhtiar yang kita lakukan. 
.

.
Semuanya sungguh hanya kepada Rabb tempat kita menggantungkan segala harapan…

Allah sangat amat dekat dgn hambaNya, sedekat urat leher, bahkan ketika kita berjalan menujuNya niscaya Allah akan berlari mendekap kita..

.

.

Hasbiyallah

Tentang Kita (PowerRanger) 

” Sesungguhnya kaum beriman itu adalah bersaudara… ”

Sebab kita akan terus bersama dijalan cinta para pejuang ini, menyamai ruhiyah dalam kebersamaan ibadah dan dakwah,  ada ragam keadaan yang tidak bisa kita prediksi saat ini terhadap dakwah. Tetapi yg penting kita tetap Tsabat (tetap kokoh)  di atas jalan cinta para pejuang ini..
.

Sahabatku mari kita teruskan perjalanan, bersama kita terus berusaha melakukan ishlah (perbaikan)  dimanapun keberadaan kita,  berusaha memberi cahaya membantu kehidupan yang lebih benderang di antara ragam cahaya kehidupan… 
.
Membantu mewarnai kehidupan dgn ketundukan,  ketaatan,  kepasrahan kpd Rabb, dan membuka jalan jalan kebaikan dengan menanamkan keterkaitan hati dgn Sang Maha Cinta ♥ 
.
Bersama terasa lebih bermakna, sehingga yg berat terasa lebih ringan.. 

Tetap lah bersama jamaah hingga kelak kita kembali dihimpun kedalam jannah Nya, tentu bersama Rasulullah,  para sahabat,  tabiin dan para shalafussholeh lainnya.. 

.

Btw foto ini di ambil ketika kami memenuhi sebuah undangan walimahan sahabat seperjuangan di agam Bukittinggi, setelah itu terjadilah edisi Rihlah Follower ustadz Yomi yang kami ikuti jejaknya, menuju Rihlah padang mangateh Payakumbuh..

Alhamdulillah bersyukur karena Allah kita dipertemukan dijalan dakwah ini, berjuang bersama dan bahkan menikmati kesulitan, kemudahan, kebahagiaan,  dan berbagai macam ujian di jalan para pejuang ini..

Begini lah jalan dakwah 

Tersenyumlah di Jalan Dakwah Ini“Saat senyuman tak terbalas, maka Allah telah menghitung manis senyummu. 
.

.

Saat sapamu tidak terjawab, Allah takkan lupa atas apa yang kau katakan. Saat ajakanmu dalam kebaikan tidak terpenuhi, lelahmu akan menjadi hiasan ditamanNya. 
.

.

Saat engkau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah tak lalai menghitung setiap tetes air matamu. Saat mereka meninggalkanmu, Allah akan selalu ada bersamamu! Jangan hanya mengharapkan perubahan dalam dakwah ini, para Jundullah !
.

.

 Fikirkanlah tentang KONTRIBUSI yang dapat kita berikan. Semoga Allah senantiasa mencintai kita, 
.

.

Memang, jalan dakwah adalah panjang, berliku, menanjak, dan penuh onak duri. Seperti itulah dakwah. Namun ketika kita ikhlas menjalaninya, dakwah itu akan menjadi indah.

.

.

Dakwah adalah cintadan cinta akan meminta semuanya dari dirimusampai pikiranmusampai perhatiaanmuberjalan, duduk, dan tidurmuBahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. tentang umat yang kau cintai Ustadz Rahmat
.

.

Meniti langkah di jalan dakwah tidaklah mudah.Tidak juga sulit.Dakwah bukannya tidak melelahkan. 
.

.

Bukan tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
.

.

 Sehingga kita haruslah benar-benar ikhlas mengharapkan pertolongan serta ridha Allah dalam meniti jalan dakwah ini.
.

.

Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. 
.

.

Satu kisah heroik, akan segera sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih tragis

Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani. Justru Karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi. akhirnya menjadi adaptasi. kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah. 
.

.

Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasalagi sebagai luka.
.

.

 Hingga “Hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik.
.

.

Tersenyumlah menghadapi jalan dakwah ini, Saudaraku!Ringankan bebanmu dengan senyuman. Tatap optimis masa depan dengan senyuman. Jemputlah kebahagiaan dengan senyuman. Tinggalkan kesedihan dengan senyuman. Sambut saudaramu dengan senyuman. Buat mereka bahagia dengan senyumanmu.“Janganlah sekali-kali engkau meremehkan suatu perbuatan baik walaupun hanya menyambut saudaramu dengan SENYUMAN” (HR Muslim)
.

.

Ketika kehidupan memberi kita seribu alasan untuk menangis, tunjukkan bahwa kita memiliki sejuta alasan untuk tersenyum.

.

.

 Nikmati setiap detik waktu dan akhiri kelelahan di jalan dakwah ini dengan kata keikhlasan. 
.

.

Indahnya hidup bukanlah dari seberapa banyak orang mengenal kita. Namun seberapa bahagia orang-orang telah mengenal kita! Buatlah saudara kita tersenyum telah mengenal kita.
.

.

 Ketika mereka tengah dalam risau gundah, senyummu-lah yang mengangkat mereka kembali dari keterpurukan. 
.

.

Ketika rekankita di jalan panjang dakwah ini mengalami letih, senyummu-lah yang mengobatinya. 
.

.

Ketika rekan dakwah kita tengah goyah, senyummu-lah yang menguatkan. Betapa indahsenyum itu.
.

.

Itulah mengapa Allah SWT memerintahkan kita untuk saling berwasiat dalam kebaikan dan saling berwasiat dalam kesabaran. Mengapa sabar? Karena istiqamah dalam jalan dakwah bagaikan memegang bara api. Menyakitkan dan sangat berat. Perlu penguat sesama kader dakwah untuk tetap istiqamah di jalan dakwah ini.
.

.
Tersenyumlah di jalan dakwah ini!

Asshaf_-_

.

Asshaf -,-

Aliyah Sayfanah 

AkhwatUNP’13 

.

.

Dakwah merupakan sebaik-baik perkataan. Allah Taíala berfirman, Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih, dan berkata:
.

.

 “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (Q.s. Fushshilat [41]: 33).
.

.

 Dakwah juga merupakan warisan para rasul. 
.

.

Allah berfirman dalam ayat-Nya yang lain, Katakanlah (wahai Muhammad): “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Mahasuci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik. Kami tidaklah mengutus sebelum engkau (wahai Muhammad), melainkan orang-orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepada mereka di antara penduduk negeri (mereka sendiri)” (Q.s. Yusuf [12]: 108-109).
.

.
Dengan dakwah, kalimat Allah tegak di muka bumi sejak rasul pertama hingga Hari Kiamat nanti.
.

.

 Dengan dakwah, kebenaran tersebar, kebaikan tersiar, dan keindahan terpencar. Kasih sayang Allah melimpah ruah karenanya. 
.

.
Bergiat-giat dalam dakwah merupakan konsekuensi iman seorang mukmin sejati.
.

.
Selain itu, mukmin sejati dengan keimanan yang terpatri akan menghasilkan buahnya yang ranum dan lezat, yaitu ukhuwah. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. (Q.s. al-Hujurat [49]:10).
.

.
Semangat ✊ 

Semoga kita  selalu istiqomah dalam kebaikan,  

Semangat berjuang ukhtyfillah baik yg sdg skripsi maupun yg sdh mendapatkan pekerjaan.. 

Dimana pun keberadaan kita semoga slalu di jln cinta para pejuang yang merindukan syahid djlnNya dan merindukan penghimpunan bersama Rasulullah beserta para sahabat, syahabiyah,  tabiin , syuhada n insan yg mencintai-Nya tentu kelak di taman syurga yg penuh dgn kenikmatan.

Semangat Regenerasi Tangguh 💪 

Semangat ✊ 


Regenerasi Rabbani n Qur’ani -_-

Panitia n peserta S3Lini..
.

.
Inilah menggali ke puncak hati. Menggali, sebab sesungguhnya Allah telah menganugerahkan berbagai potensi di dalam diri kita. Menggali berarti menemukan dan mengasahnya. Ke puncak, sebab sungguh hanya kepada Allah kita arahkan tiap gerisik maksud, luahan kata, hingga gerak ’amal.
.

.
Dan hati, karena dari sanalah semua bermula sebagai niat yang harus dijaga dan diperbaiki, juga bermuara sebagai ridha atas segala yang datang dari-Nya.
.

.
Menggali ke puncak hati adalah perjalanan menuju keikhlasan terpuncak saat kita berikrar, “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku kesemuanya adalah untuk Allah Rabb Semesta Alam” sembari berdoa, “Ya Allah, tolonglah aku untuk mengingat-Mu, mensyukuri-Mu, dan mengihsankan ibadah hanya untuk-Mu.” Ya, karena seluruh diri kita adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya, sedang tak layak bagi-Nya kecuali yang terbaik; maka kita memohon pertolongan-Nya agar mampu mempersembahkan yang terbaik.
.

.
Demikian penggalian ke puncak hati itu, hingga kita berada dalam kehidupan terbaik dan kematian terbaik, saat ruh dijemput dan hati mencapai puncak keikhlasannya, “Laa ilaaha illallaah.”
.

.
“Jalan Allah ini panjang sekali,” kata Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, “untunglah kita tak diwajibkan untuk sampai ke ujungnya. Kita hanya diperintahkan untuk mati di atasnya.”

Selamat menggali ke puncak hati!

.

.
Semangat menyongsong kejayaan islam para Ansharullah 💪🏼💪🏼💪🏼

Rindu,  Sang Penyejuk -_-

Uni, Tika Rindu!

Bila luka, lelah, dan perih itu datang bersama-sama dalam satu waktu, air mata tak kan jatuh seketika itu. 
Tapi bila rasa rindu tiba-tiba datang, sungguh Tika tak mampu menahan air mata walau setetes.

.

.
Melihat bintang, Tika teringat masa masa kala kita bersama pada malam-malam yang pernah kita lalui. 
.

.
Melihat laut+danau (cieh elah pantai gajah n taplau plus danau atas n danau bawah hkhk sewaktu kita rihlah ndak un), 

Tika pun teringat masa masa kala kita mengunjungi. 

Bahkan melihat kuda putih (beatputih maksudnya hee motor uni), Tika bisa teringat pada seseorang yang mau-maunya berkendaraan lebih dari 10 kilo demi menghadiri majlis ilmu yang pasti demi adik adik uni yang sllu butuh charger keimanan stiap pekannya hkhk) jazaakillah khair uni sholihat😘😍
.

.
Malam dan pagi pun terkadang mengingatkan pada kemesraan kita kala kita berbagi nasehat, motivasi,  mimpi, visi, misi, lelah, juga hal-hal bermanfaat lainnya yang pernah kita bagikan. 
.

.
Hujan, panas, mesjid, wisma, makanan bahkan rumah mungil uni semuanya bisa menjadi kenangan yang kan selalu kita ingat, tentu tika yg sllu mengingatkan nya, bahkan bgitu sukar tuk dilupakan .
.

.
Bersama kita belajar banyak hal. Bersama kita belajar bersyukur. 

Bersama kita bahagia.
.

.
 Bersama kita sedikit paham makna cinta dan cita. Bersama kita merasakan menjadi seorang adik  kakak bahkan melebihi saudara kandung. 
.

.
Dan bersama dalam lingkaran yang pernah kita lalui  sungguh amat berarti.
.

.
Uni, Tika rindu masa masa bersama kita yang telah tercipta. 

Sungguh Tika rindu. 
.

.

Dan maafkan Tika yang tak bisa menuliskan dengan sempurna kisah kita. 
Biarlah itu menjadi kenangan yang tak pernah terlupakan. 
Tika hanya mampu menulisnya seperti ini karena rasa rindu itu tiba-tiba hadir saat ini.
.

.
Dan kepada-Nya Tika titipkan Rabithah agar Sang Maha Cinta menyampaikan rindu ini.
.

.

 Semoga kelak Rabb mengumpulkan kita bersama di jannah-Nya di dekat kekasih kita Rasulullah Saw ,
.

.

 

Uni, sungguh Tika rindu…
Rabbi, kuatkanlah kami, Rabb jangan beri lelah pada jiwa ini untuk menggali ilmu dan berbagi..
.

.
Kalaulah itu kehendakMu mohon cepat sadarkan kami,

Mengakui dosa dan memperbaiki diri,
.

.
Hingga istiqomah itu,, hadiah dari Mu yang kami nanti ya Illahi Rabbi…
.

.
Salam hangat penuh bertabur cinta utk uni Murabbiyahku sayang..
.

.
Sepenuhnya Sayang n RINDU *melingkar* with uni tersayang ,

.

.
Semangat menyongsong lingkaran baru dgn suasana lebih indah lagi un~ semoga selalu istiqomah dalam kebaikan ..
.

.
Rindu ntuk yang sekian kalinya,

Tulisan ini hanya ingin sllu mengingatkan kebersamaan yang pernah tercipta, dan pengen selalu dikenang momen indah nya kebersamaan kita dulu ,
Berharap kelak Allah izinkan kita reunian melingkar di jannahNya tentu bersama Rasulullah SAW Sang Murabbi Agung kita.
Ketika senja nan indah menyapa^^

Sehabis melingkar ,

Afwan un, lagi lagi belum bisa move on, bukannya tak ada niat ntuk membuka hati ntuk sosok yang baru, namun blum Allah ridhoi ntuk menyatukan hati ini hkhkhk

Bumi Allah,

M.Alazhar

Padang 
18.11 pm
Ahad Mubarok
Setiap melingkar yg ad dfikiran hanya ad uni, nyata nya cuman ada mushaf hijau 😍😘

Mushaf kesayangan karena dari yg tersayang..

Hihihi 

Blog di WordPress.com.

Atas ↑